Kebanyakan orang berpendapat bahwa gaya hidup mempengaruhi kinerjanya dalam melaksanakan tugas-tugas hariannya………….Seperti yang dikatakan oleh salah satu dosen saia….
Salah satu syarat pemimpin yang baik adalah gaya hidup yang sehat
Gaya hidup yang sehat bisa dimulai dari berbagai macam hal kecil, mulai dari menjaga kebersihan kosan sampai dengan bantu-bantu kepala RT bersih-bersih wilayahnya (mahasiswa mana yang mau hayo…..).
Tapi sayangnya semua itu harus dimulai dari diri kita sendiri…dari lubuk nurani yang dalam (makin ngaco nulisnya). Sekarang mari ambil contoh saia sebagai sampel dari gaya hidup yang kurang sehat…
1. Mandi tengah malam
Merupakan hal yang paling sering terjadi, alasannya gampang saja…Malas. Seolah malas adalah alasan yang paling mutakhir di dunia ini untuk menggambarkan betapa mudahnya seseorang meninggalkan kewajibannya.
2. Makan tidak teratur dan ngaco
Kelebihan orang yang bekerja di bidang IT adalah mereka bisa bekerja lebih keras dibanding orang lain. Memang terkadang cuma duduk di depan komputer. Tapi duduk dan mengetik sambil memikirkan algoritma yang makin gag jelas ini terkadang bisa lebih keras jika dibanding dengan kuli yang mengangkat bahan-bahan bangunan. Nah, permasalahannya adalah kalau kita coding, terkadang menimbulkan masalah utama, yaitu lupa makan (sebenarnya bukan cuma coding doank main PC game juga bikin lupa makan). Padahal asupan gizi yang baik, seimbang dan mencukupi adalah prasyarat untuk bisa berpikir dengan jernih. Masalahnya banyak kesempatan untuk makan, tapi saya sia-siakan begitu saja sehingga menjadi masalah ketika kita jatuh sakit nantinya.
Makan sehari sekali itu cukup
Itu kata teman saya, benarkah?? Terserah anda, tapi teman saya yang melakukan ini dan membanggakannya beratnya berangsur-angsur turun jauh…. Memang dia terlihat jauh lebih kurus (dulunya gendut). Bahkan celananya jadi longgar tapi apa efek sampingnya?? Stamina yang gampang turun, mudah terserang penyakit, mudah capek, emosi yang gak karuan (kaya autis yang tiba-tiba baik terus tiba-tiba jadi jahat) de el el. Intinya makan itu harus teratur kalo gak mau gampang sakit.
Terus apa hubungannya dengan makan ngaco??? “Ngaco” disini adalah suatu istilah yang saya pake untuk mendefinisikan asal-asalan memilih makanan. Jadi asal makan di pinggir jalan gitu??? Bukan!! Makan di pinggir jalan mah biasa, asalkan kondisi sekitarnya bersih dan higienis, yang ingin saya sampaikan disini adalah bahwa kalau kita mau makan jangAn asal pilih makanan berdasarkan enaknya saja, tapi lihat juga kebutuhan gizi kita. SEperti saat awal-awal masuk kuliah dulu, saya kebanyakan makan daging tiap harinya tanpa memerhatikan unsur sayuran yang jauh lebih penting dibanding lemak yang sudah menumpuk. Whew…. untungnya dalam masa liburan saia orang tua yang baik mau mengingatkan saia. Jadi buru-burulah saia bertobat meninggalkan segala macam makanan yang menggiurkan tetapi menarik ke liang lahat. Hwahahaha….
3. Istirahat yang sangat-sangat kurang
Apakah tidur anda nyenyak??? Sebenarnya durasi tidur yang baik biasanya antara 6 sampai 8 jam. Tapi bagi saya, yang sekarang tambah parah adalah 2-3jam. Dan dalam keadaan ini saya sangat merasakan sekali kalau hidup saya jadi tambah kacau. Kamar berantakan…kuliah ngantuk-ngantukan…Parah!!!
Kalau manusia biasa tidurnya jam berapa??? Paling juga jam 9-10an, lha saia??? jam 11-12 an… dan itu bangun jam 3an(pas puasa buat sahur) dan jam 8an kalo normal…Nayangkan apa yang bisa kita lakukan di pagi hari terbuang percuma untuk tidur…
Dasar manusia kalong, walau temanku ada yang lebih parah…tidur jam 3 dan bangun jam 11 pagi (atau siang ya??) tapi ini adalah masalah terberat abad ini…..(buatku)
4. Kurang olahraga
Kapan terakhir olahraga?? 5 tahun lalu?? Padahal olahraga kecil seperti jalan saja sudah cukup tapi kok malah males2an…itulah masalah terbesar keduaku…badan ini makin rapuh setelah menjalani 1 tahun di IT Telkom….apa yang salah?? Yang salah adalah diri kita sendiri yang membiarkan tubuh ini menjadi sakit. Padahal tubuh ini merupakan investasi terbesar kita dalam menjalani masa-masa tua kelak…..
5. Inkonsistensi dalam belajar
Kalau belajar angin-anginan, gag mau sampe mastering….maunya asal bisa saja…gag perlu jago yang penting bisa….lha kalo kaya gitu caranya gimana mau maju?? Banyak buku bukan berarti banyak ilmu…yang terpenting adalah apakah buku itu bisa menjadi panduan bagi kita untuk melangkah menghadapi masa depan atau tidak….Ambil contoh lah anak orang kaya bisa beli buku satu perpustakaan. Gag ada gunanya kalo gag ada yang dibaca……Kalo mau ya baca dulu semua supaya ilmunya bisa bermanfaat….Key
Demikian bahasan dari saya yang makin ngaco tiap harinya………
Doanya supaya saya bisa melalui tahapan hidup yang mirip sampah ini yah???
regards, W
1 Comment(s)
Comments RSS TrackBack Identifier URI

liburan lebaran itu kesempatan untuk memperbaiki diri
ayo perbaiki semuanya, jangan ngaco terus!